59 Mahasiswa Unsyiah Terima Modal Kreativitas

Sebanyak 59 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menerima modal kreativitas mahasiswa sebanyak 346 juta rupiah yang diserahkan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah, Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur, BC di gedung Gelanggang Unsyiah, Kamis (2/6).

Dr. Alfiansyah menjelaskan, modal tersebut merupakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diberikan langsung kepada 59 ketua kelompok PKM. Jumlah dana total yang diberikan di tahap awal ini sebanyak 346 juta rupiah. Setiap kelompok mendapatkan suntikan dana maksimal 7,5 juta rupiah.

“Namun, dana yang baru diterima oleh kelompok PKM Unsyiah baru 80 persen dari total yang diajukan. Sedangkan sisanya akan diberikan pada tahap berikutnya. Para peserta PKM Unsyiah harus berjuang secara maksimal serta jangan merasa rendah diri untuk bersaing dengan universitas lain. Hasil kreativitas mahasiswa nantinya akan dipertandingkan pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) yang akan berlangsung di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB),” jelasnya.

Ia menegaskan, Unsyiah saat ini sudah meraih akreditasi A. Jadi, para mahasiswa harus percaya diri dan optimis untuk menunjukkan kemampuannya pada kompetisi tingkat nasional dan internasional. Pimnas semestinya bisa menjadi motivasi peserta PKM untuk mengharumkan nama Unsyiah.

“Tahun lalu ada 43 kelompok mahasiswa PKM yang didanai. Namun, hanya 10 kelompok yang berhasil maju ke Pimnas. Unsyiah berharap agar tahun ini semua kelompok PKM tahun ini berhasil lolos ke Pimnas,” harap Alfiansyah.

Pada tahun 2016 ada 500 pendaftar yang mengirimkan proposalnya untuk mengikuti proses seleksi PKM Unsyiah. Dari jumlah tersebut, terpilih 59 proposal terbaik PKM Unsyiah yang terdiri dari empat kategori PKM yaitu, PKM Penelitian, PKM Wirausaha, PKM Pengabdian, dan PKM Karya Cipta. Hadir dalam penyerahan itu panitia Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah dan Ketua Panitia PKM Unsyiah. PKM merupakan salah satu program dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M), Ditjen Dikti guna meningkatkan kreatifitas dan kualitas mahasiswa Indonesia.

Penulis : Alvi Chairiah

Editor : Reza Fahlevi

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya